Agar WFH Lebih Produktif || Oleh Poetra Mahendra

Pandemi Virus Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan Wabah corona membuat kita memiliki alam pekerjaan yang baru yaitu WFH alias Work From Home. Nah pengalaman baru ini memiliki nuansa berbeda dengan pekerjaan kita dikantor sehari-hari tetapi tidak jarang juga yang merasa bahwa WFH sedikit tidak terlalu produktif. Nah! Dalam kesempatan ini saya ingin memberi ide agar kegiatan WFH kalian semua tidak menjadi WTF atau bahkan menjadi membosankan. Serta ada beberapa panduan aplikasi yang dapat anda gunakan selama bekerja dari rumah mari kita simak bersama-sama

Cloud storage

Bekerja dengan dua komputer yang berbeda atau lebih sering menimbulkan masalah sinkronisasi data diantara kedua device, nah hal ini dapat diatasi dengan membuat Cloud storage atau ruang penyimpanan maya di Internet, ini bisa membantu mobilitas data karena anda mempunyai ruang penyimpanan yang bisa diakses beberapa user sekaligus.  Beberapa aplikasi ternama untuk kategori ini adalah Google drive maupun Dropbox dijamin dapat membantu anda menyederhanakan penyimpanan untuk rekan maupun untuk tim anda.

Video Conference

Salah satu kebutuhan yang paling wajib dalam kegiatan WFH adalah Video conferencing, okay banyak yang mengatakan ini bisa dilakukan via aplikasi messenger yang akrab bagi kita seperti Whatsapp, namun keterbatasan 4 peserta maksimal dalam satu kali panggilan video bisa menyulitkan untuk tim yang berukuran besar.  Dengan menggunakan aplikasi seperti Webex maupun Zoom meeting maka jumlah itu sudah tidak menjadi masalah karena zoom misalnya mampu menampung sampai 25 peserta sehingga sangat membantu untuk yang memiliki tim yang cukup besar.

Workspace

Bagi anda yang mungkin pernah bekerja secara clustered team pasti sudah tidak asing lagi dengan Slack, sebuah aplikasi Workspace dimana kita bisa menentukan milestone (target) ataupun berbagi progress terhadap suatu pekerjaan ataupun project. Ini bisa diumpamakan sebagai Virtual Office dengan pencapaian yang terukur sehingga memudahkan untuk bekerja, selain itu penggunaan aplikasi workspace akan mengurangi ketergantungan anda terhadap penyimpanan internal masing-masing anggota tim.

Bonus:

e-learning

Selagi anda mengisi waktu istirahat anda diantara jeda WFH mengapa anda tidak menggunakannya untuk belajar skill baru untuk memperkaya pengalaman anda? untuk anak sekolah aplikasi sejenis ini banyak seperti Ruang guru, Zenius dan lain sebagainya, nah untuk anda sekalian mengapa tidak mencoba melihat kursus online di Coursera, Udacity atau salah satu yang paling banyak digunakan (termasuk oleh saya) adalah Udemy

Udemy memiliki banyak sekali kursus dengan berbagai kategori, ingin belajar bermain gitar? Ada! Ingin belajar fotografi? Banyak! Dari mulai yang berbayar sampai yang gratis pun juga ada

Atau…mungkin anda ingin tertarik ingin menambah perbendaharaan bahasa asing anda dengan Duolingo. Ingin belajar bahasa Mandarin? atau ingin mempertajam Bahasa Inggris anda? atau mungkin anda para Drakor Mania ingin menonton serial kesayangan anda tanpa perlu bergantung pada subtitle? 물론이죠! maka kemungkinan anda perlu mencoba Duolingo yaitu suatu aplikasi yang memiliki kursus belajar bahasa Asing yang tentunya sangat menyenangkan untuk dicoba

Sekian ulasan saya mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk anda

Cara Menampilkan Bookmarks Toolbar Di Browser Mozilla Firefox II Oleh Doli

Mozilla Firefox adalah salah satu web browser gratis pilihan untuk membuka laman web. Mozilla Firefox juga merupakan browser standar yang kita gunakan sehari-hari untuk mengakses Sirius, web resmi berita online seperti detik.com, kompas.com, bahkan web portal seperti google.com, dll.

Namun walaupun begitu masih sering ditemukan user yang kerepotan saat mengakses website favorit atau yang sering dikunjungi namun tidak hafal akan nama website yang dituju.

Nah, pada pojok IT minggu ini akan membahas tentang bagaimana cara menampilkan Bookmarks Toolbar pada firefox, agar website yang dituju dapat dengan mudah diakses dengan sekali klik tanpa harus menghafal ataupun mengetik ulangnya.

  • Langkah awal nya adalah langsung klik menu View

  • Berikutnya klik Toolbars

  • Lalu pilih Bookmarks Toolbar tepat di bawahnya Menu Bar

  • Berikutnya yang akan muncul ialah seperti gambar berikut ini

    Semoga Bermanfaat

Membuat Teks Mengikuti Ukuran Cell secara Otomatis (Automatic Wrapping) || Oleh Cecep Wahyudin

Pada OpenOffice Calc atau LibreOffice Calc, hal yang perlu dilakukan untuk membuat teks mengikuti ukuran cell secara otomatis adalah sebagai berikut :

1. Pilih satu atau beberapa cell, kemudian klik kanan dan pilih Format Cells atau dari menu Format > Cells.

2. Pada jendela Format Cells, di bagian Properties beri tanda centang pada Wrap text automatically dan klik OK.

3. Hasilnya seperti yang tampak pada tampilan di bawah ini :

Silahkan mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Mengenal iTop, Sistem Ticketing Helpdesk IT Sadikun || Oleh Venny

Tentang iTop

IT Operational Portal disingkat menjadi iTop, merupakan aplikasi gratis berbasis web yang digunakan untuk membantu operasional sehari-hari di lingkungan IT. Tim Support Sadikun menggunakan sistem iTop ini sebagai salah satu alat ukur KPI (Key Performance Indicator) di Departemen IT.

Alur Kerja iTop

Selama ini jika Anda mengalami masalah / menemui kendala yang berhubungan dengan komputer dan membutuhkan bantuan, Anda akan menghubungi personil IT melalui telepon, Pidgin, WA atau email. Namun sekarang secara bertahap user dari seluruh cabang lokasi yang memerlukan bantuan IT Support, membuat tiket pengaduan / pelaporan secara online di sistem iTop (sementara tidak termasuk yang berhubungan dengan sistem Sirius).

Tiket yang Anda buat akan masuk antrian di sistem, dipantau oleh tim Support dan pada gilirannya personil IT akan mendatangi lokasi Anda untuk memberi bantuan dan menyelesaikan masalah. Jika memungkinkan bisa juga penyelesaian masalahnya dilakukan secara remote (jarak jauh).

Setelah selesai, apa saja solusi tindakan penanganan yang sudah dilakukan akan diinput oleh personil IT. Kemudian Anda dapat menutup tiket dan memberi rating sebagai tanda selesai atau membuka kembali tiket jika kemudian masalah berulang, tiket pun akan kembali masuk antrian pengaduan.

Manfaat iTop

  • Riwayat permasalahan terdokumentasi dengan baik seperti log book yang sangat informatif bagi Anda dan tim Support.

  • Tim Support dapat memantau pengaduan / pelaporan yang masuk ke sistem dan menanganinya berdasarkan urutan antrian atau prioritas urgensinya.

  • Meminimalkan terjadinya kasus lupa ditangani oleh personil IT. Adakalanya personil IT menerima keluhan dari beberapa user sekaligus di waktu yang hampir bersamaan. Terlebih keluhan yang hanya disampaikan secara lisan kadang terlewat dan lupa ditindaklanjuti. Dengan iTop semua pengaduan / pelaporan / permintaan, akan tercatat.

  • Tanggal dan jam diterimanya tiket pengaduan / pelaporan yang masuk ke sistem otomatis tercatat dan menjadi acuan bagi tim Support untuk menyelesaikannya sesuai batas waktu yang sudah ditargetkan.

  • Anda dapat membuka menutup tiket, memberikan feedback dan rating atas layanan penanganan yang diperoleh dari personil IT.

Secara umum dapat dikatakan penggunaan iTop dimaksudkan sebagai KPI untuk meningkatkan kualitas layanan Departemen IT terhadap user.

Kendala iTop

Apabila komputer mati total, layar tidak ada tampilan, jaringan terganggu, koneksi internet terputus atau masalah lain yang mengakibatkan tidak dapat diaksesnya laman iTop dan tiket pengaduan tidak dapat dibuat, maka Anda dapat menghubungi personil IT dengan cara biasa melalui telepon, WA, Pidgin, email dsb. Tiket akan dibuatkan oleh pihak tim Support. Selebihnya mengikuti alur kerja yang sama seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Demikian perkenalan singkat tentang sistem iTop. Anda dapat mengunduh panduan penggunaannya di bawah ini :

Panduan iTop

Apabila kurang jelas, personil IT akan siap membantu Anda mempraktekkan cara membuat tiket pengaduan pertama Anda.

Catatan :

Secara bertahap semua user akan dibuatkan username, agar dapat mengakses sistem iTop. Progres sampai hari ini 50% username sudah dibuat. Diharapkan pertengahan Maret 2020 sistem ini sudah dapat diakses dan digunakan oleh seluruh user.

Selamat mencoba.

Terima kasih banyak atas partisipasi Anda ikut berperan serta dalam implementasi sistem ini.